Tuesday, July 05, 2011

i wish

I wish life were like make up. Once you wipe it off, you can start all over again.

Monday, July 04, 2011

Pernikahan

Pernikahan adalah sekolah tempat melapangkan hati.
Bersabar sepanjang hidup.
Berlomba berkorban apa yang bisa dikorbankan.
Bertoleransi. Dan meluruskan niat hingga hanya ALLAH yang membalas semuanya yang telah kita berikan dengan keberkahan-NYA.
ALLAH pasti melihat.
ALLAH pasti Maha Mengganjar dengan kebaikan yang lebih besar.

Sunday, July 03, 2011

God...

God, I trus You event when I don't understand.

Hidup adalah Belajar

"Hidup adalah Belajar"
Belajar Bersyukur meski tak Cukup.
Belajar Ikhlas meski tak Rela.
Belajar Ta'at meski terasa Berat.
Belajar Memahami meski tak sehati.
Belajar Bersabar meski Terbebani.
Belajar Setia meski Tergoda.
Nikmatilah hidup ini-karena hidup demikian adanya...

Saturday, July 02, 2011

Tentang Wanita

Wanita tidak pernah menuntut banyak kecuali Pengertian.
Kadang wanita terlihat manja, banyak maunya, atau mungkin di mata pria, wanita hanyalah makhluk yang menyusahkan.
Tapi ketahuilah, wanita masih tetap berdiri tegar meski pria menghantamnya dengan banyak rasa sakit yang mendera. Wanita masih tetap seperti orang yang sama seperti ketika pria berusaha pergi dan menghindar lantas datang kembali membawa asa.
Meski wanita terlihat tidak peduli, meski wanita terlihat mengacuhkan, tapi percayalah, jauh di lubuk hatinya, wanita punya sejuta doa untuk pria.

Thursday, June 30, 2011

Dear Dad

Dear Dad...
I may a lot of man in the future.
Someday i'll get married to someone out there,
but in the end let me remind you that no matter what happen, you'll always be the best guy for me.
I love you till forever ends.

*Rindu sangat dengan Ayah

Monday, June 27, 2011

Wenn...

Wenn ich nur die Zeit zurückdrehen.

Friday, June 24, 2011

Kepada Suamiku

Tidak sempurna...tapi......Guruku pernah mengatakan, coba tatap wajah suami di saat tidur. Pikirkan, seseorang yang tidak ada hubungan darah dengan kita, tiba-tiba sekarang berjuang untuk kita.
Mencari nafkah, membahagiakan kita. Nasihat yang sering aku terapkan. Menatap wajah suami dan anak ketika tidur, membuat hati dilimpahi rasa sayang.

Ingin aku menjadi istri yang sempurna bagi suamiku di setiap saat. Yang selalu siap melayaninya, menyiapkan segala keperluannya, memasakkan makanan paling enak untuknya, menjadi sahabatnya, menjadi kekasihnya, menjadi istri dan ibu dari anaknya, menjadi penggembiranya, menjadi penyemangatnya.
Namun ternyata kemampuanku terbatas..Pernah aku menangis di hadapannya, menyesali ketidak mampuanku menjadi istri yang sempurna. Tapi suaranya yang tenang mendamaikanku.

"Kamu sudah berbuat yang terbaik, tidak perlu jadi sempurna, yang penting kan sudah berusaha. Yang penting kan aku bahagia. Aku tidak menuntut lebih dari kamu."

Apalagi yang dapat kutuntut dari seorang suami? Dia telah memberikan segalanya. Sempurna? Sebagai manusia tentu saja tidak. Kalau sempurna tentu aku tak akan suka mengomel memintanya bergerak lebih cepat. Tapi ia membuatku bahagia. Dan mudah-mudahan di hari akhir nanti, ia dapat membawaku ke surga ALLAH bersamanya.. Aamiin